Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengingatkan pentingnya mitigasi risiko dalam pemanfaatan kecerdasan artifisial atau akal imitasi (AI), terutama dalam pengambilan keputusan di bidang keuangan dan kesehatan.
Dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat, ia menyampaikan bahwa pemanfaatan AI mestinya tidak hanya berorientasi pada inovasi dan efisiensi, tetapi juga harus memperhitungkan risiko yang muncul ketika AI mengambil peran dalam proses pengambilan keputusan.
Penggunaan AI dalam pengambilan keputusan di bidang finansial dan kesehatan dapat menimbulkan risiko bagi masyarakat.