JAKARTA, KOMPAS.com - Korea Selatan (Korsel) melihat peluang kerja sama dengan Indonesia dalam pengembangan energi nuklir untuk memenuhi kebutuhan listrik yang diperkirakan meningkat seiring pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan pembangunan pusat data (data center).
Konselor Menteri Bidang Ekonomi Kedutaan Besar Republik Korea di Jakarta Kim Chanwoo mengatakan, pihaknya memiliki pengalaman dan teknologi dalam pengembangan energi nuklir, termasuk pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di luar negeri.
“Kami juga memiliki pengalaman mengekspor teknologi nuklir dan membangun pembangkit