Jakarta (ANTARA) - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji mengingatkan remaja agar tidak menjadikan kecerdasan buatan (AI) sebagai tempat utama untuk mencurahkan persoalan psikologis karena teknologi tersebut tidak memiliki empati layaknya manusia.
"AI itu robot. Dia tidak punya hati. Untuk hal-hal yang berkenaan dengan kemanusiaan, hati, dan psikologis, bisa dikomunikasikan kepada teman-teman sebaya yang diharapkan mengerti," katanya dalam peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia di Jakarta, Jumat.
Ia menjelaskan, penggunaan AI untuk mencurahkan persoalan remaja sebenarnya tidak menjadi masalah, mengingat