JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat pertumbuhan ekspor makanan dan minuman sepanjang 2026 meningkat 5,64 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kemenperin Merinjanti menyatakan total di tahun ini, sektor makanan dan minuman membukukan surplus neraca perdagangan, meningkat menjadi Rp 24,95 miliar.
"Kalau kita melihat data nilai total ekspor Januari sampai dengan Agustus 2026 mencapai 34,65 miliar US Dollar, ini meningkat 5,64 persen secara kumulatif to kumulatif," ungkap dia, Kamis (29/10/2026).