Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan pengobatan tuberkulosis (TB) DKI Jakarta mencatatkan angka di atas 90 persen, namun cakupan pemberian Terapi Pencegahan TB (TPT) bagi kontak serumah di daerah itu masih relatif rendah, yakni sekitar 40 persen.
"Mengobati pasien yang sakit TB itu penting. Capaian pengobatan TB di Indonesia juga sudah sangat baik. Namun, kalau pencegahan melalui TPT dan pelacakan kontak erat tidak kita jalankan secara agresif, angka kasus TB tahun depan akan terus berulang," kata Wakil Menteri Kesehatan,