Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan risiko berkepanjangannya inflasi global. Salah satu penyebabnya, harga minyak yang masih akan terus tinggi.
Destry mengaku tak bisa membayangkan harga minyak mentah dunia akan bisa kembali ke level US$80 per barel. Terutama akibat konflik di Timur Tengah yang tak kunjung berakhir.
"Kita enggak pernah bisa membayangkan minyak itu bisa kembali lagi di level 80 dolar dalam waktu pendek, jangka pendek ini," kata Destry dalam acara Pembukaan Rapimnas Kadin 2026,