Jakarta, CNBC Indonesia - Kecelakaan maut yang melibatkan dua kereta cepat di Spanyol menewaskan sedikitnya 68 orang pada Rabu (28/10/2026). Sebuah kereta cepat milik operator Renfe menabrak kereta yang sedang berhenti, sementara tim penyelamat terus menyisir gerbong-gerbong yang ringsek untuk mencari kemungkinan korban lainnya.
Tragedi ini menjadi kecelakaan kereta paling mematikan di Eropa sejak 2013 dan merupakan insiden kereta fatal kedua di Spanyol sepanjang tahun ini.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan seluruh masyarakat negaranya tengah berduka atas tragedi tersebut.