JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tidak akan menembus level Rp 19.000 per dollar AS, meskipun mata uang Garuda masih menghadapi tekanan.
Airlangga menilai, kondisi makroekonomi Indonesia yang relatif stabil menjadi salah satu alasan pemerintah tetap optimistis terhadap pergerakan rupiah.
"Ya, kita lihat saja, tapi kita lebih optimis (rupiah tidak tembus Rp 19.000 per dolar AS). Nanti kita lihat, kita optimis dengan kondisi makroekonomi," kata Airlangga saat ditemui di Jakarta,