Jakarta (ANTARA) - Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAP) Provinsi DKI Jakarta mengingatkan masyarakat, khususnya orang tua bahwa edukasi kesehatan reproduksi kepada para remaja tidak boleh dianggap sebagai hal yang tabu.
"Di tengah perkembangan teknologi, arus informasi digital mengenai tubuh dan seksualitas cukup deras. Namun, tidak semua informasi tersebut akurat dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan mereka. Karena itu, edukasi kesehatan reproduksi tidak boleh dianggap sebagai hal yang tabu," kata Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinas PPAP