Jakarta, Beritasatu.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah mengganggu 3.030 penerbangan di Indonesia sepanjang 14 Agustus hingga 25 Oktober 2026. Meski sekitar 1.700 penerbangan dibatalkan akibat gangguan operasional, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan tidak ada bandar udara (bandara) yang ditutup.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F Laisa mengatakan seluruh bandara tetap beroperasi dengan penyesuaian jadwal penerbangan berdasarkan kondisi cuaca dan jarak pandang di wilayah terdampak karhutla. "Jadi tidak ada bandara yang ditutup ya. Tidak ada bandara yang ditutup," katanya