China mengembangkan konsep radar peringatan dini yang dapat dipasang di sayap pesawat untuk memperluas jangkauan selama pertempuran udara.
Teknologi ini dirancang agar sejumlah pesawat tanpa awak dapat bekerja sama memantau wilayah udara tanpa harus bergantung pada satu pesawat peringatan dini berukuran besar.
Konsep tersebut diusulkan oleh para peneliti dari AVIC Chengdu Aircraft Design and Research Institute, lembaga yang mengembangkan jet tempur siluman J-20 milik China.
Rancangan mereka dipaparkan dalam studi yang diterbitkan secara daring pada 10 Oktober di jurnal ilmiah