JAKARTA — Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Halmahera, Maluku Utara, tengah dikaji bersama Rusia. Pemerintah Indonesia masih mempelajari kemungkinan kerja sama tersebut sebelum menentukan kelanjutan proyek.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah menyiapkan sejumlah wilayah sebagai calon lokasi pembangunan PLTN untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Selain Halmahera, pemerintah mempertimbangkan lokasi di Kalimantan, Sumatera, dan Kepulauan Riau (Kepri).
"Ada beberapa tempat. Tidak di satu tempat, ada beberapa tempat," kata Bahlil dalam konferensi pers