Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menegaskan pemangkasan pasokan gas ke Singapura tidak melanggar kontrak yang telah disepakati.
Hal ini menanggapi pernyataan dari Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong yang meminta seluruh pihak untuk menepati komitmen yang sudah dibuat sesuai dengan kontrak komersial.
Bahlil menjelaskan total ekspor gas pipa Indonesia ke Singapura mencapai 409,55 BBTUD. Pasokan tersebut berasal dari dari dua wilayah, yakni Laut Natuna dan Sumatra.