REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengambil langkah yang tidak biasa di tengah perang melawan Rusia. Ia menjatuhkan sanksi terhadap Yuliia Mendel, mantan sekretaris pers yang pernah menjadi salah satu wajah terdekat pemerintahannya, dengan tuduhan menyebarkan disinformasi dan propaganda Rusia.
Sanksi tersebut diberlakukan melalui Dekret Presiden Ukraina Nomor 901/2026 yang ditandatangani pada Ahad, 13 September 2026. Dokumen resmi kepresidenan menunjukkan Zelensky memberlakukan keputusan Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina atau NSDC mengenai sanksi pribadi terhadap sejumlah individu, berdasarkan usulan