Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mendorong negara-negara BRICS memanfaatkan ekonomi hijau untuk memperkuat posisi mereka dalam rantai nilai global (global value chain).
Indonesia menilai pengembangan sumber daya terbarukan dan teknologi bersih dapat membuka peluang investasi sekaligus meningkatkan nilai tambah industri.
Prabowo menyatakan bahwa negara-negara anggota BRICS memiliki kelimpahan sumber daya yang mendukung pengembangan ekonomi hijau dan teknologi tinggi. Kekuatan tersebut mencakup mineral kritis, logam tanah jarang (rare earth), energi terbarukan, hingga kapasitas produksi dan pasar yang besar untuk dikembangkan