REPUBLIKA.CO.ID, BALIKPAPAN, – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Balikpapan mencatat harga rumah baru di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, mengalami kenaikan pada triwulan II 2026. Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) berada di angka 107,58 atau tumbuh 1,19 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Kepala Perwakilan BI Balikpapan Robi Ariadi menjelaskan, kenaikan harga ini utamanya dipicu oleh penyesuaian biaya bahan bangunan serta kenaikan upah tenaga kerja yang harus ditanggung oleh pihak pengembang.
Berdasarkan tipe properti, rumah tipe menengah mencatat kenaikan harga sebesar 0,46 persen (yoy).