Titik panas api (hotspot) di Kalimantan dan Sumatera disebut telah berkurang 121 titik atau menjadi 567 titik, pada Minggu (13/9).
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut, Ristianto Pribadi mengatakan dari data SiPongi penurunan paling banyak terjadi di wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
Sementara untuk wilayah Kalimantan Barat tercatat masih ada peningkatan 40 titik api dan Sumatera Selatan ada peningkatan 41 titik api. Sedangkan Riau dan Jambi tidak ditemukan titik api.
"Peningkatan yang terpantau di Kalimantan