JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman menekankan, mengeksploitasi anak-anak dalam aksi unjuk rasa merupakan pelanggaran yang serius dan mencederai nilai-nilai demokrasi serta mencoreng ruang aspirasi publik.
Pernyataan ini disampaikannya usai polisi mengamankan ratusan orang yang diklasifikasikan dalam enam klaster berdasarkan peran masing-masing, setelah kerusuhan di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/8/2026) malam.
"Tindakan melibatkan serta mengeksploitasi anak-anak dalam aksi unjuk rasa bukan hanya pelanggaran hukum yang serius, melainkan juga mencederai nilai-nilai demokrasi dan mencoreng