ADA satu kelompok yang sering luput dari desain kebijakan sosial: kelas menengah yang tidak cukup miskin untuk dibantu, tetapi tidak cukup kuat untuk merasa aman.
Mereka bekerja, gaji masuk, anak bersekolah, cicilan dibayar, internet dan listrik menyala. Dari luar, hidup tampak baik-baik saja.
Paradoksnya, pendapatan tidak jatuh, tetapi kesejahteraan bisa merosot. Pendapatan tumbuh lebih lambat daripada biaya hidup.
Pada kondisi ideal, mereka tidak jatuh miskin, tapi perlahan kehilangan bantalan ekonomi: tabungan tergerus, investasi ditunda, utang bertambah, dan aset masa depan