Efek antrean bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mulai dirasakan pelaku usaha. Omzet mereka turun drastis hingga 50 persen sejak antrean mulai mengular hingga belakangan kian parah.
Kondisi itu salah satunya dirasakan pemilik rumah makan di Makassar, Tiara Purnama. Dia mengaku langsung sepi orderan karena banyak pelanggannya yang ikut mengantre BBM maupun LPG 3 Kg.
"Selama ini omzet yang kita dapat per hari itu lumayan alhamdulillah, tapi sekarang ini berkurang.