Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengerahkan jaringan operator seluler dan sistem pemantauan frekuensi untuk melacak keberadaan lima jurnalis dan tiga warga yang hilang di perairan Selat Sunda.
Langkah ini dilakukan guna membantu Tim SAR Gabungan dalam memetakan lokasi terakhir para korban.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyatakan pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan tiga operator seluler untuk memantau aktivitas Base Transceiver Station (BTS) di sepanjang pesisir Banten hingga Lampung.
Selain itu, Komdigi menyiagakan Balai Monitor