Liputan6.com, New Delhi - Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengusulkan pembentukan mekanisme khusus antara Malaysia dan Rusia untuk mempercepat pelaksanaan seluruh kesepakatan yang telah dicapai kedua negara.
Usulan itu disampaikan Anwar dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Vladimir Putin. Berdasarkan catatan yang dibagikan kepada media Malaysia, seperti dilaporkan kantor berita Bernama, Putin menyetujui usulan tersebut.
Dalam pertemuan yang digelar di sela-sela KTT ke-18 BRICS pada Jumat (11/9/2026), kedua pemimpin turut membahas impor minyak sawit Malaysia oleh Rusia serta upaya mempercepat terwujudnya penerbangan