Liputan6.com, Jakarta - Arab Saudi pada Jumat, 11 September 2026 menyatakan telah menutup jalur pipa minyak mentah vital Timur-Barat milik kerajaan itu sebagai langkah pencegahan usai serangkaian serangan pesawat nirawak atau drone yang diluncurkan dari Irak.
Mengutip CNBC, Sabtu (12/9/2026), pesawat-pesawat nirawak itu menargetkan jalur pipa di Riyadh dan Madinah pada Kamis pagi ini, menyebabkan kebakaran dan sejumlah kerusakan, menurut keterangan pemerintah Saudi. Beberapa orang terluka dalam serangan itu.
Arab Saudi mengandalkan jalur pipa Timur-Barat untuk mengalihkan ekspor minyak mentah