REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dunia pesantren memiliki kekayaan gagasan dan tradisi intelektual yang besar. Tantangannya adalah bagaimana kekayaan tersebut dikembangkan menjadi karya yang berkualitas dan dapat menjangkau pembaca yang lebih luas.
Upaya itu menjadi salah satu fokus kerja sama Pondok Pesantren Darunnajah dan Rene Turos Group. Kedua lembaga sepakat berkolaborasi dalam pengembangan penerbitan, percetakan, sumber daya manusia, karya akademik, serta berbagai kegiatan literasi.
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Jakarta, Rabu (9/9/2026). Ketua Yayasan Darunnajah K.H. Hadiyanto Arief