KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Subulussalam, Aceh, memperkuat sinkronisasi dengan kementerian/lembaga (K/L) dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana.
Sinkronisasi diperlukan agar dukungan pemerintah pusat dan anggaran daerah dapat diarahkan pada pemulihan yang belum tertangani.
Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi (monev) Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera per Rabu (9/9/2026), sebanyak 75 kegiatan telah dirancang oleh 10 K/L untuk Kota Subulussalam dengan total dukungan anggaran sebesar Rp 97,9 miliar.
Program tersebut mencakup sektor pekerjaan umum, pendidikan