LONDON, KOMPAS.com - Gelombang panas ekstrem yang memanggang London musim panas ini tak hanya memicu gangguan fasilitas publik seperti penutupan sekolah dan rel kereta melengkung.
Fenomena cuaca panas dan kering ini turut mengancam fondasi bangunan hingga menyebabkan rumah-rumah warga tenggelam karena mengalami penurunan tanah (subsidence).
Keanehan fisik pada hunian mulai disadari oleh warga di seluruh kota. Retakan berbentuk zig-zag mendadak muncul di dinding, pintu-pintu macet, dan bingkai jendela melengkung.
"Penurunan tanah adalah salah satu bahaya geologi paling merusak di Inggris