JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB Rivqy Abdul Halim meminta Bank Tabungan Negara (BTN) berbenah setelah dua pejabat BTN Kantor Cabang Karawang terseret kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada PT BAS periode 2021-2024.
Rivqy menilai, kasus tersebut harus menjadi bahan evaluasi bagi BTN, terutama dalam memastikan setiap proses pemberian kredit berjalan sesuai prosedur dan prinsip kehati-hatian.
“Ini menjadi evaluasi bagi manajemen BTN untuk berbenah dengan memperkuat kontrol dan integritas kepegawaian,” kata Rivqy, dalam