REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) membuka 71 dokumen pengarahan rahasia presiden yang memperlihatkan bagaimana intelijen AS melacak Osama bin Laden dan Alqaidah selama bertahun-tahun sebelum serangan 11 September 2001.
Dokumen tersebut mengungkap bahwa kekhawatiran mengenai serangan di wilayah Amerika Serikat, pembajakan pesawat, hingga kemungkinan penggunaan pesawat bermuatan bahan peledak telah muncul jauh sebelum empat pesawat dibajak pada pagi 9/11.
CIA mendeklasifikasi dokumen-dokumen tersebut pada Jumat, 11 September 2026, bertepatan dengan peringatan 25 tahun serangan yang menewaskan