KOMPAS.com - Badan Energi Internasional atau International Energy Agency (IEA) memangkas proyeksi permintaan minyak dunia pada 2026.
IEA juga memperingatkan konsumsi minyak dapat kembali turun dalam beberapa bulan mendatang jika perang Iran terus berlangsung dan pasokan minyak semakin terbatas.
Dikutip dari Bloomberg, Sabtu (12/9/2026), IEA memperkirakan penurunan permintaan minyak global tahun ini mencapai 2,5 juta barrel per hari. Proyeksi tersebut 940.000 barrel per hari lebih besar dibandingkan perkiraan sebelumnya.
Penurunan permintaan minyak tersebut menjadi yang terbesar dalam rata-rata tahunan sejak