Jakarta, tvOnenews.com - Insiden penembakan yang menewaskan tiga aparatur sipil negara oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Jayawijaya, Papua Pegunungan pada Rabu (9/9), mendapat perhatian serius dari pucuk pimpinan TNI Angkatan Darat.
Kepala Staf TNI AD (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menyatakan bahwa institusinya akan segera mengkaji ulang mekanisme pengamanan bagi warga sipil di wilayah rawan tersebut.
"Ini yang terus kita tetap evaluasi. Pasukan kita juga sudah mulai ditempatkan di tempat-tempat yang sudah kita antisipasi," kata Maruli saat ditemui