REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan akan memanfaatkan berbagai sumber data, salah satunya hasil Sensus Ekonomi 2026 untuk Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) guna meningkatkan akurasi data sosial ekonomi masyarakat. Direktur Metodologi dan Sains Data BPS Setia Pramana usai diskusi metodologi menyampaikan pemutakhiran dilakukan secara berkelanjutan melalui sejumlah kanal, baik dari BPS maupun Kementerian Sosial (Kemensos), serta diiringi dengan penguatan metodologi pengolahan data.
Ia menjelaskan, BPS juga terus meningkatkan kualitas metode pemodelan Proxy Means Test (PMT)