SANA'A, KOMPAS.com - Pertempuran sengit antara pasukan Pemerintah Yaman dan pemberontak Houthi yang disokong Iran kembali berkobar setelah mereda selama beberapa tahun.
Gelombang pertempuran terbaru ini telah menewaskan lebih dari 300 orang dan memaksa ribuan warga sipil mengungsi.
Aksi saling serang dipicu kedatangan pesawat Iran di Ibu Kota Sana'a tanpa mengantongi izin dari Arab Saudi, yang dinilai menentang kendali Riyadh atas wilayah udara Yaman.
Ketegangan berbuntut pada serangan terhadap bandara Sana'a yang dituduhkan kepada pihak Saudi, hingga akhirnya dibalas oleh