Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Metodologi dan Sains Data Badan Pusat Statistik (BPS) Setia Pramana menjelaskan bahwa ketidaksesuaian desil dengan kondisi masyarakat disebabkan oleh belum adanya pemutakhiran data.
Hal itu menjawab adanya isu yang tengah ramai dibicarakan publik, yakni terkait kasus seorang tukang becak asal Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta yang bernama Timbul (49) di mana tiba-tiba masuk ke desil 9 dari sebelumnya ada di desil 1. Kemudian, menjadi desil 3 saat dimutakhirkan datanya.
Setia menjelaskan, hal tersebut bisa terjadi