Jakarta, CNBC Indonesia - Rencana pemerintah merekrut masyarakat sebagai Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) untuk memperbaiki akurasi data bantuan sosial (bansos) mendapat sorotan dari kalangan ekonom.
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Riza Annisa menilai upaya pemutakhiran data penerima bansos akan lebih efektif jika melibatkan pemerintah daerah hingga tingkat RT dan RW, dibandingkan hanya mengandalkan agen baru.
Menurutnya, proses pendataan sebaiknya dilakukan berbasis data dan kondisi riil di lapangan agar program "jemput bola" yang disiapkan pemerintah tidak salah