Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) membuka peluang memanfaatkan data perpajakan dalam pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Langkah ini dinilai dapat meningkatkan akurasi pemetaan kondisi ekonomi masyarakat sekaligus memperbaiki ketepatan sasaran program bantuan sosial (bansos).
Direktur Metodologi dan Sains Data BPS Setia Pramana mengatakan hingga saat ini pengukuran tingkat kemiskinan masih menggunakan pendekatan pengeluaran rumah tangga, bukan pendapatan. Menurutnya, metode tersebut digunakan karena pemerintah belum memiliki data pendapatan masyarakat yang lengkap dan terintegrasi.
"Kenapa tidak