JAKARTA, KOMPAS.com - Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dinilai belum sesuai dengan realitas yang ada di tengah masyarakat.
Hal ini membuat segala bentuk regresi dan modelling terkait bantuan sosial (bansos) yang ditarik dari data tersebut berpotensi jadi masalah.
Ekonom sekaligus Direktur Kebijakan Publik Center of Economic and Law Studies (Celios), Media Wahyudi Askar mengatakan, kesalahan statistik dapat beralih pada ketidakadilan sosial.
"Yang jangka pendek, hentikan dulu saja manuver statistik desil-desilan ini, karena sudah heboh di bawah, kemudian duduk