Jakarta (ANTARA) - Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menilai penguatan manajemen stok dan logistik pangan antardaerah penting untuk meredam risiko inflasi pangan di tengah kemarau yang berpotensi lebih panjang.
Menurut Faisal, kemampuan produksi bahan pangan berbeda di setiap daerah sehingga pengelolaan stok perlu menghubungkan wilayah yang memiliki kecukupan pasokan dengan daerah yang menghadapi kekurangan.
“Produksi bahan pangan, beras, dan lain-lain antardaerah ini kan berbeda-beda,” kata Faisal kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.
Ia mengatakan koordinasi