Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief mendorong pemerintah mereformasi pengelolaan kredit usaha rakyat (KUR) agar keberhasilan program tidak hanya diukur dari besarnya penyaluran, tetapi juga dampaknya terhadap pertumbuhan usaha penerima pembiayaan.
"Jangan mengukur keberhasilan KUR dari meja bank. Ukur dari meja pelaku usaha," ujar Hendry dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Hendry dalam kunjungan kerja Komisi VII DPR RI di Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (10/9), mengatakan perubahan paradigma diperlukan dari sekadar mengejar target penyaluran dan serapan