Bangli, Bali (ANTARA) - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bali mengangkat kekayaan kain tradisional salah satunya tenun endek untuk mendukung pelestarian budaya sekaligus potensi ekonomi kreatif melalui peragaan busana bertajuk Wastra Hitakara.
“Perajin kain endek semakin sedikit dan tergerus karena minimnya masyarakat Bali yang memilih endek sebagai bahan sandang. Oleh karena itu, upaya memperkenalkan kain endek perlu terus dilakukan,” kata Ketua Dekranasda Provinsi Bali Putri Koster di Alun-Alun Bangli, Jumat.
Pihaknya menggandeng tujuh orang desainer muda untuk menampilkan karya dengan