Banda Aceh (ANTARA) - Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I menyatakan bahwa penanganan tanggap darurat bencana di wilayah sungai Aceh telah mencapai 92,06 persen dan terus menunjukkan progres fisik yang signifikan.
"Hingga saat ini, progres penanganan telah mencapai 92,06 persen," kata Kepala BWS Sumatera I, Asyari, di Banda Aceh, Jumat.
Asyari mengatakan, penanganan selama masa tanggap darurat difokuskan untuk pemulihan fungsi infrastruktur sumber daya air yang terdampak, meliputi pembersihan dan normalisasi sungai serta muara, perkuatan tebing sungai, dan pembersihan lumpur