Jakarta (ANTARA) - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman mengatakan penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh di bawah kendali pemerintah perlu memperhatikan disiplin fiskal.
Rizal, saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat, menjelaskan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) masih cukup kuat untuk menyerap kewajiban Whoosh bila melihat taksiran nilai cicilan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya mengungkapkan restrukturisasi utang proyek Whoosh menggunakan skema cicilan sekitar Rp1 triliun per tahun dengan tenor