Kementerian Pertahanan (Kemhan) menegaskan program pembinaan Bela Negara bukan dimaksudkan sebagai hukuman bagi pelajar yang sebelumnya mengikuti demonstrasi pada 27 Agustus lalu.
Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigjen Rico Ricardo Sirait menjelaskan saat ini ada 121 pelajar yang mengikuti program pembinaan Bela Negara KKRI yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan.
Pelaksanaannya merupakan rangkaian pembinaan selama kurang lebih satu bulan. Kegiatan pembekalan antara lain dilaksanakan di lingkungan Universitas Pertahanan RI (Unhan RI), Sentul, Bogor.
Rico menjelaskan tidak seluruh peserta merupakan