Bandung (ANTARA) - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merencanakan penggabungan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna menghemat anggaran, utamanya yang rutin seperti belanja kantor, biaya perjalanan dinas, hingga Alat Tulis Kantor (ATK).
Langkah efisiensi struktur organisasi Pemprov Jabar ini ditargetkan mulai berlaku efektif pada tahun anggaran mendatang, yang hasil penghematannya akan dialihkan langsung untuk membiayai program pembangunan publik.
"Ya efisiensi. Agar strukturnya sedikit tapi fungsinya banyak. Nanti kalau disatukan, maka alokasi-alokasi pembiayaan Provinsi Jawa