Jakarta (ANTARA) - Akademisi Hubungan Internasional Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Moch Faisal Karim menilai Pemerintah Indonesia dapat menjadi inisiator terkait isu lingkungan dalam forum kerja sama BRICS.
Ia optimis Indonesia dapat menjadi jembatan negara-negara anggota organisasi internasional tersebut karena sudah terbiasa menjadi penengah (bridge builder) di ASEAN.
“Ada satu hal yang semuanya sepakat, yaitu isu lingkungan, isu climate change (perubahan iklim). Nah, di sini mungkin kita harus mampu mencari satu titik temu, dan dari situ kita bisa jalan bareng,”