Jakarta (ANTARA) - Badan Industri Mineral (BIM) mengatakan perlunya percepatan penguasaan teknologi pengolahan logam tanah jarang atau rare earth elements (REE) melalui kemitraan dengan penyedia teknologi untuk mendukung pengembangan industri strategis nasional.
Deputi Bidang Riset dan Pengembangan Teknologi BIM Yogi Wibisono Budhi mengatakan penguasaan teknologi menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan logam tanah jarang, terutama karena proses pemisahan unsur-unsurnya hingga menjadi single element membutuhkan teknologi yang kompleks.
“Yang kita harus lakukan adalah percepatan melalui jalur yang kira-kira fast track dengan