Jakarta, tvOnenews.com - Dinamika penyusunan kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pasca-Muktamar memerlukan pendekatan kepemimpinan yang matang, berbasis kapasitas, serta terbebas dari simplifikasi narasi politik.
Tokoh muda NU, Khalilur R. Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur, mengatakan dukungan penuh kepada Ketua Umum PBNU terpilih Gus Kikin untuk merestrukturisasi kepengurusan secara profesional, egaliter, dan representatif secara nasional.
Gus Lilur menegaskan bahwa Ketua Umum terpilih memiliki hak prerogatif sekaligus tanggungjawab konstitusional untuk mentransformasikan kepemimpinan melalui portofolio kader yang mumpuni.
Penilaian terhadap figur-figur potensial