Jakarta (ANTARA) — PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) memperluas pemanfaatan konektivitas berbasis satelit untuk mendukung digitalisasi sektor maritim melalui layanan Very Small Aperture Terminal (VSAT) STAR.
Layanan tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan konektivitas di wilayah yang memiliki keterbatasan jaringan komunikasi terestrial, termasuk area pelayaran hingga Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).
VSAT STAR memiliki kapasitas layanan hingga 200 Mbps per site yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung komunikasi, pertukaran data, akses aplikasi digital, serta koordinasi operasional selama kapal berada di laut.
Direktur Komersial