Liputan6.com, Ljubljana - Ribuan orang turun ke jalan di Ljubljana, ibu kota Slovenia, pada Rabu untuk memprotes pembukaan kedutaan besar pertama Israel di negara Uni Eropa tersebut.
Dikutip dari Al Jazeera, Kamis (10/9/2026), aksi ini berlangsung ketika Perdana Menteri Slovenia yang berhaluan nasionalis, Janez Jansa, mendorong perubahan besar dalam hubungan diplomatik dengan Israel.
Kebijakan tersebut menjadi pembalikan tajam dari pemerintahan sebelumnya yang dipimpin Robert Golob, yang pernah menyebut perang Israel di Gaza sebagai “genosida”.
Jansa mulai menjabat sebagai perdana menteri