MOSKWA, KOMPAS.com - Dalam sepekan pertama September saja, sudah dua kali Presiden Rusia Vladimir Putin membantah secara terbuka rumor mobilitasi massal untuk perang di Ukraina.
Pada 1 September lalu, Putin menyebut rumor tersebut sebagai "omong kosong” dan menggambarkannya sebagai "serangan informasi” terhadap Rusia.
Dua hari kemudian, pada 3 September, di Forum Ekonomi di Vladivostok, Putin mengatakan bahwa "saat ini tidak ada skenario yang mengharuskan dilakukannya mobilisasi.”
Khawatir akan panggilan resmi
Layanan DW dalam bahasa Rusia pun menanyakan kepada pembacanya di