Jakarta (ANTARA) - Peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia Muhammad Fauzan Malufti mengusulkan penguatan armada kapal untuk penanganan bencana tidak hanya dilakukan di TNI, tetapi juga pada instansi sipil terkait.
Fauzan menilai rencana Presiden Prabowo Subianto menambah kapal pendarat mekanis (LCM) dan kapal pendarat kendaraan dan personel (LCVP) untuk mendukung operasi kemanusiaan saat bencana merupakan langkah tepat.
"Ada baiknya pemerintah tidak membebankan semuanya ke TNI, tapi juga membagi ke instansi lain khususnya Badan SAR Nasional (Basarnas), Badan